Risiko Kesehatan Mental Pekerja yang Tidak Pernah Ambil Cuti

0
1236
Foto Dok. Huffington Post.

Bekerja keras di kantor hingga melupakan untuk mengambil cuti ternyata berbahaya untuk kesehatan. Gangguan mental akan terjadi jika cuti tidak diambil berdasarkan penelitian berikut ini.

American Journal of Orthopsychiatry mempublikasikan studi bahwa masalah mental berisiko dialami pekerja yang tak pernah mengambil cuti dengan risiko 1,45 kali lebih besar. Risiko gangguan meliputi cemas, insomnia, stres hingga depresi.

Penelitian di jurnal tersebut diambil dari Florida Atlantic University yang penelitiannya dipimpin oleh LeaAnne DeRigne. Melibatkan 17,897 peserta dewasa yang diminta untuk melaporkan segala kegiatan kerja harian, mulai dari jam kerja, penghasilan, jatah cuti, dan pengambilan cuti, kemudian dibandingkan dengan laporan kesehatan masing-masing.

Dilansir dari Huffington Post, DeRigne menjelaskan bahwa meskipun mengambil cuti terkesan sepele, ternyata efeknya kepada kesehatan mental pekerja sangat besar. Bisa mempengaruhi kehidupan yang menurunkan produktivitas dan akhirnya merugikan perusahaan.

Dari penelitian juga didapati bahwa banyaknya pekerja yang tidak mengambil cuti lantaran khawatir mendapat stigma buruk hingga kehilangan uang harian. Dua faktor tersebut yang paling banyak ditemukan.

Peneliti juga menyebut pekerja tak mengambil cuti karena berbagai alasan. Tak ingin kehilangan uang harian dan stigma buruk soal pekerja yang cuti di kantor merupakan dua alasan utama mengapa pekerja enggan mengambil cuti.

Selebihnya ternyata banyak perusahaan yang membuat pekerja bekerja terlalu keras sehingga tidak memiliki kesempatan mengambil cuti. Padahal menurut para ahli, semestinya dengan cuti, maka karyawan akan menjadi lebih termotivasi bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here